Adik Tentara (Koesalah Soebagyo Toer): Revolusi Indonesia dalam Sisi yang Lain

Oleh: Willy Alfarius   Dekade 1940an menjadi satu babak penting dalam sejarah Indonesia. Periode tersebut menjadi masa transisi Indonesia dari sebuah negeri jajahan menuju negara merdeka. Setidaknya, ada tiga momen politik yang sangat menentukan. Pertama runtuhnya negara kolonial Hindia Belanda…

Read more

Laut Bercerita (Leila S. Chudori): Mengisi Narasi di Balik Reformasi

Oleh: Bagus Panuntun   Ketidaktahuan dan ketidakpastian kadang-kadang jauh lebih membunuh daripada pembunuhan.   Ketika di akhir tahun 2015 Efek Rumah Kaca merilis lagu “Hilang”, kita bisa mendengar di pertengahan lagu tersebut 13 nama orang yang diculik dan dilenyapkan negara…

Read more

Perempuan Serigala (Gary Ghaffuri): Membaca Perempuan Serigala, Membaca Gary Ghaffuri

Oleh: Andreas Nova   Teruntuk Gary Ghaffuri. Nama Anda pertama kali saya kenal ketika Anda mengirimkan dua naskah terjemahan cerpen Mayat Hidup karya Chuck Palahniuk dan Cinta Setinggi Langit karya Etgar Keret yang keduanya dimuat di Kibul. Terjemahan tersebut bagi…

Read more

Muslihat Musang Emas (Yusi Avianto Pareanom): Muslihat Emas Paman Yusi Avianto Pareanom

Oleh: Andreas Nova   Kau tersenyum bahagia setelah menyelesaikan membaca kisah pencuri sapi dalam buku Raden Mandasia si Pencuri Daging Sapi. Kau tengok namanya sekali lagi. Yusi Avianto Pareanom. Penulis yang belum sepuh-sepuh amat namun rasanya kurang patut dibilang muda.…

Read more

Kappa (Akutagawa Ryūnosuke): Tak Ada Heroisme Manusia dalam Kappa

Oleh: Bagus Panuntun   Pertemuan pertama saya dengan kappa bukanlah kappa yang ada dalam buku ini. Kappa yang pertama kali saya temui adalah monster hijau berbentuk mirip katak dan kura-kura namun memiliki paruh kuning besar, dengan perawakan gemuk pendek, dan…

Read more